Sebagian orang berucap bahwa Masa Depan ialah hal yang mengindahkan seseorang dimasa tua, mempermudah mereka mendekat kepada Tuhan..
Namun bagiku itu adalah salah satu hal terburuk yang hingga kini aku pun tak berani menyambutnya..
Aku bernafas serta berucap entah sampai kapan, aku pun tak terlalu mengerti betul seperti apa sosok yang memberiku nafas disepanjang waktu..
Aku belum sepenuhnya yakin bahwa aku mempunyai "Tuhan" atau tidak. Mungkin karena terlalu sering bertanya-tanya dan tidak dihadiahi jawaban yang jelas..
Jika saja aku yakin langsung mempunyai Tuhan, hidup terasa hanya lurus tanpa mendapat gunjangan lebih..
"Masa Depan" seperti apa rupamu? apa mungkin kau salah satu dari Tuhan atau barangkali engkau berkawan akrab?. Engkau berdua sama sekali tak menampakkan diri tapi begitu berpengaruh untuk kehidupan dahulu, sekarang, dan bahkan nanti...
Tunjukkan wujudmu yang jelas agar aku bertekad mengikuti jalanmu. Dan untuk apa aku hidup namun tak mengikuti perintah mereka berdua?.
Tuhan, engkau tak tampak namun sebagian manusia begitu mengagungkanmu..
dan Masa Depan, hingga kini aku tak berani menantimu!
Beri aku keyakinan! tentang sosokmu!

Tentang Tuhan intinya semua ada di Al-Qur'an, jika saja manusia mau untuk sekedar menyentuhnya mungkin tak ada lagi keraguan terhadap keyakinan
BalasHapus