Kasih sayang selalu dapat mengalahkan kekerasan
Karena ia anugrah tuhan
Entah mengapa sunyi tetap menyelimuti
Selagi aku tersenyum maupun bahagia
Mengapa aku menutup mata
Dan memalingkan muka
Dari cahaya yang memancar
Lewat gadis itu ?
Oh Bodohnya….
Ku selalu menangis perlahan, konyol, dan tak logis
Titik titik air di lensa bola mata senantiasa turun
Langit teriak bulan pun tertawa
Ketika kau mengatakan “tidak” dengan nada menyayat
Aku meradang….
Mungkin ini mozaik hidupku yang melankolis
Bergelut dengan Hati dan Jiwa seperti Debu - Debu tua Berserakan di Beranda

Tidak ada komentar:
Posting Komentar